
Seorang juara tinju tentunya memiliki pukulan yang cepat dan kuat, memiliki gerakan yang cepat untuk membaca dan menghindari pukulan lawannya. Namun jika saat terkena pukulan yang kuat dari lawannya, petinju tersebut langsung menjadi ciut atau bahkan terkapar di ring, apakah petinju tersebut bisa menjadi seorang juara ? Tentu saja petinju yang hebat akan tetap berdiri kokoh di ring meskipun mendapat banyak pukulan telak dari lawannya, sampai sampai petinju kelas berat, Mike Tyson dijuluki Si Leher Beton.
Mike Tyson mungkin tidak akan pernah dijuluki Si Leher Beton, jika selama pertarungan di ring atau berlatih dengan sparring partnernya , dia selalu menghindari pukulan lawannya, selain tentunya dengan melakukan latihan dasar membentuk otot-otot tubuhnya. Mentalnya yang tidak ciut saat menerima pukulan dari lawannya itu yang tetap menggerakkan badannnya untuk tetap berdiri di ring.
Dalam menjalani kegiatan sehari hari ini, kita sering menjumpai suatu hal yang seperti “pukulan” yang mengarah tepat ke wajah kita. Namun apakah setiap pukulan yang rasanya pasti tidak menyenangkan itu harus selalu kita hindari?
Mungkin dengan sering menerima pukulan tersebut tepat ke wajah kita, tidak menghindar tidak juga membalas, itu yang akan membuat diri kita seperti Si Leher Beton.
No Comments