Tanggal 2-3 September lalu, saya mengikuti pameran berjudul Bandung Toys Kids Expo 2017 di Graha Manggala Siliwangi dengan menyewa stand/booth berukuran 4×4 M untuk toko online saya Banzai Figurine. Pameran yang buka dari jam 10 Pagi hingga 8 malam ini saya lihat tidak seramai sekitar 4 tahun lalu saat saya datang sebagai pengunjung. Jadi ya penjualan juga tidak terlalu banyak, ya memang targetnya bukan mengambil keuntungan dari penjualan selama pameran, tapi lebih memperkenalkan lebih jauh brand toko online saya tersebut untuk mencari calon customer baru dari segmen yang lain.
Namun topik utama post ini bukan membahas mengenai penjualan dari pameran ini, namun lebih mengangkat para exhibitor atau orang orang yang menyewa stand/booth selama pameran.
Pamerannya sih cuman 2 hari, tapi bisa bayangin kan selama 2 hari itu harus nungguin booth selama sekurangnya 10 jam. Iya emang bisa gantian, tapi tetep kaki pegel nungguin booth berjam-jam. Yang lebih melelahkan sih bukan hanya selama pamerannya, tapi persiapan membangun stand sebelum pameran mulai atau istilahnya loading dan beres-beres booth setelah pameran beres. Iya kalau barang dagangannya dikit sih gampang coba kalo sampai ratusan, belum lagi beresin meja-meja, lemari dan barang berat lainnya dalam waktu yang singkat (ya karena jam loading dan beres-beres kan ada batasnya). Itu semua melelahkan sekali.
Kalau saya sih barang-barangnya seperti lemari, meja itu ga berat-berat amat, namun saya lihat booth lain yang jauh lebih besar dengan lemari-lemari beratnya dan hanya dibereskan oleh 2-3 orang , atau malah dibantu sama anak-anaknya yang masih kecil.
Jadi kadang saat kita mengunjungi pameran, liat-liat barang di booth lalu bilang, barangnya ga lengkaplah, mahal-mahal lah. Ya ok sah-sah aja customer bilang gitu , tapi rasanya bukan dengan perasaan yang menghakimi atau kesel, atau hal lainnya yang lu ga mikir sama sekali kondisi para exhibitor.
No Comments