Kata orang-orang, kalau mikirin kerja terus bisa bikin depresi apalagi kalau kerjaan numpuk sampai ada waiting listnya, client terus komplain, berantem sama rekan kerja sendirilah yang bikin baper. Jadi kata orang-orang lagi, obatnya bisa cari kegiatan diluar yang bisa menyegarkan pikiran.
Di hari kamis kliwon ini sehabis balik kantor, saya ikut suatu event dengan tema Product Design Workshop di Makers Institute. Teknik dalam mendesain produk yang dipakai di workshop tersebut memakai Value Proposition Canvas. Sekilas sepertinya saya pernah dengar istilah seperti ini, dan ternyata Value Proposition Canvas ini adalah bagian dari Business Model Canvas yang pernah saya pelajari sekilas sekitar 2 tahun lalu. Kalau bisa disebut bagian dari Business model canvas atau tidak, ya kurang tahu juga ya, tapi yang jelas ini ada kaitannya.
Kalau dipikir-pikir lagi ini sepertinya mirip dengan teknik Javelin Board yang intinya kita harus memvalidasi asumsi/ide yang kita tetapkan diawal.
Jadi seperti ini, di Business Model Canvas itu ada 9 bagian yaitu Key Partners, Key Activities, Value Propositions, Customer Relationship, Customer Segments, Key Resources, Channels, Cost Structure, dan Revenue Streams.

Nah sedangkan Value Proposition Canvas itu, hanya fokus di Value Propositions dan Customer Segments saja, namun lebih didetailkan lagi.

Di Value Propositions itu detailkan lagi menjadi Product & Servies, Gain Creators, dan Pain Relievers. Sedangkan Customer Segments dibagi menjadi Gains, Pains, dan Customer Jobs. Lalu bagaimana caranya:
Yang pertama harus kita identifikasi itu Customer Segments, lalu barulah mencari Value Propositions nya.
Yang kedua, kalau salah mengidentifikasi Customer Segments , pastilah Value Proposition nya ngaco………
Yang ketiga, dalam melakukan validasi nantinya ada suatu tool bernama Test Card.
Yang keempat, setelah Test Card ada hasilnya, barulah bisa membuat Learning Card.
Yang kelima, udah dulu ya, untuk detailnya lagi mungkin dibahas di posting selanjutnya ya, karena sejujurnya belum ngerti-ngerti amat 😀 .
No Comments